logo mahkamah agung website ramah difable

Proses Berperkara PNKAG MENUJUWBK

Pengadilan Negeri Kayu Agung Siap Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi

menpan1

Pengadilan Negeri Kayuagung di bawah pimpinan Eddy Daulatta Sembiring, S.H., M.H. siap mewujudkan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di lingkungan pengadilan . Dari seluruh satker Mahkamah Agung terdapat 174 Satker pengadilan yang diikutsertakan untuk zona integritas menuju WBK salah satunya Pengadilan Negeri Kayuagung.

 

Pengadilan Negeri Kayuagung telah dilaksanakan audit dari Mahkamah Agung melalui TPI dari Badan Pengawas Mahkamah Agung RI dan TPPI dari tim Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum). Selanjutnya, untuk menuju zona integritas WBK tersebut, dilakukan survei oleh Badan Pusat Statistik (BPS) terkait berbagai produk layanan yang diberikan Pengadilan Negeri Kayuagung ini kepada masyarakat.

Setelah dilakukan survei ini, Kemenpan RB memutuskan untuk melihat secara langsung kondisi rill terkait berbagai produk layanan di Pengadilan Negeri Kayuagung.

menpan2  menpan3
Setelah tim MENPAN RB melihat kondisi rill Pengadilan Negeri Kayuagung, tim akan melakukan rapat pleno bersama Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dengan tujuan men-screening (penyaringan), apakah PN Kayuagung memang layak untuk masuk dalam zona integritas WBK ini dan wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

menpan4 menpan5

Pengadilan Negeri Kayu Agung Anti Pungli, Tolak Gratifikasi, No Korupsi .

 


Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi

Pencarian Peraturan Perundangan, Kebijakan Peradilan dan Yurisprudensi Pencarian cepat data Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Mahkamah Agung Republik Indonesia

 

LPSE

TypographyLayanan Pengadaan Secara Elektronik Mahkamah Agung RI.

Kunjungi

E-LEARNING

TypographyE-Learning Mahkamah Agung RI

Kunjungi


Dengan motto "SENYUM" Semangat, Etika, Nyaman, Yakin, Unggul, Melayani Pengadilan Negeri Kayuagung selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan kepuasan para pencari keadilan dalam rangka mewujudkan badan peradilan yang agung.